Galery

Galery

Peningkatan pendidikan dalam pembelajaran

Peningkatan pendidikan dalam pembelajaran
Prof. Dr. Tri Joko

Ass…

Setiap pembelajaran harus dapat merubah perilaku. Hakekat belajar adalah berubah.

Faktor eksternal pendidikan:
1.      kontigriti kedekatan
guru haerus dekat dengan siswanya. Enjoy, happy, senang, familier.
Guru harus memuji siswanya. Guru dengan siswa seperti teman sejawat. Santai, tertawa. Guru juga harus dekat dengan kepala sekolah. Kita hormati kepala sekolah. Guru juga dekat dengan kurikulum.
2.      repetisi (pengulangan)
mengulang materi yang disampaikan kepada siswa.

3.      reinforcement
memberikan penguatan. Setiap siswa senang dipuji. Dengan pujian dari guru, siswa diharapkan mampu berprestasi. Guru harus menghargai siswa.

Faktor internal pendidikan
1.      internal skill
semua guru harus memiliki ketrampilan keilmuan yang mendalam. Orang ekonomi mengajar ekonomi. Orang sosiologi mengajar sosiologi. Dengan demikian mengajar tidak menjadi sebuah beban. Ketrampilan guru sama dengan kemampuan akademikmu.

2.      informal verbal
guru harus mampu melakukan komunikasi verbal. Guru harus mampu membunyikan vocal dan konsonan. Guru tidak boleh bindeng. Guru harus lugas, cetho welo-welo, dan gambling.

3.      strategi cogniti
mengajar itu ada strateginya. Guru harus pandai memilih materi dan menentukan strategi/ metode pembelajarannya.

Prinsip-prinsip pelaksanaan pendidikan
1.      peserta didik: individu yang berkembang sesuai hukum-hukum perkembangan
Dalam mengajar, guru harus memperhatikan psikologi perkembangan anak. Setiap siswa memiliki kemampuan dan kreativitas yang beragam. menghajar itu menghadapi manusia yang heterogen. Yang dihadapi adalah benda hidup, bukan benda mati, yang setiap saat siap protes. Untuk itu bersabarlah. 

2.      kebebasan & keterikatan peserta didik
yo di cul ke, yo di ganduli.
Ada dua ranah pendidikan dalam manusia, yaitu mahluk individu dan mahluk sosial. Pada saat individu anak dapat melakukan sesuatu. Tetapi dalam ranah sosial, ada ketaatanasas.

3.      faktor motivasi dalam pendidikan

4.      azaz aktivitas dalam kegiatan pendidikan
ada materinya dan evaluasi yang terukur.
5.      kewibawaan dan tanggung jawab pendidikan  
apakah itu wibawa?
·        Ada prinsip cinta kash
-         Bukan semata-mata dalam bentuk perintah atau larangan untuk kepentingan pendidikan.
Contoh: ketiga pada saat mengajar kemudian dipanggil anak. Apa yang anda lakukan? Misalnya memberi tugas siswa mandiri.  
Contoh lagi: ada anak yang disuruh menulis di papan tulis.
Jika demikian, maka guru tidak memiliki wibawa

-         Pendidik sedia berkorban bagi kepentingan/ kebahagiaan anak
Bagaimana dengan guru yang memberikan PR? PR boleh tapi tidak selalu diberikan. Anak memiliki dunia yang luar biasanya. Jadi hati-hati.

·        Ada prinsip perkembangan anak

Selanjutnya minggu depan.

Wass..