Galery

Galery

Metode_Penelitian_sosial_01/Okbr/2010

Metode penelitian sosial
Prof. wasino
01 sept 2010

Ass.
Jika saudara mau penelitian, apa yang saudara lakukan?
1.      menemukan masalah
menemukan problematika. Dalam pendidikan ilmu sosial, problematika penelitian dapat;
-         pembelajaran sosial dengan monodisiplin dan multidisiplin
-         pendidikan ips
-         problem2 sosial
-         dan content pembelajaran sosial

2.      Dari mana datangnya permasalah?
-         dari factual. Bisa dari survey awal, document, dan lapangan.
+ Misalnya dari document (surat kabar) ada konflik di tarakan. Setelah membaca kemudian ada pertanyaan. Kenapa ada konflik rasial dari suku yang berbeda, padahal sama-sama satu suku bangsa Indonesia.
+ problematika juga dapat dari pengamatan survey. Misalnya pengamatan tentang kendala guru ips yang tidak menguasai materi ips.
-         dari teori . bisa dari journal, buku-buku, atau yang lain
-         diskusi. Diskusi ini bisa dengan dosen atau dengan teman sejawat.
+ juga dapat dengan teori. Misalnya teori konflik menyatakan karena adanya perbedaan ras, kesenjangan ekonomi, ada faktor pemicu, faktor structural, dan lain-lain. Saudara akan lebih cemerlang merumuskan masalah, jika banyak membaca. Tujuan riset yaitu menemukan penjelasan dari problematic itu, menjawab dari pertanyaan yang muncul itu. Untuk itu dalam proposal penelitian itu harus ada latar belakang. Dalam latar belakang itu perlu dihadirkan discuss. Apa yang melatarbelakang dari sisi factual dan teoritis.
Misalnya dalam permasalah tentang guru sertivikasi yang tidak sertivikasi, kualitasnya sama. Menurut teori, semakin guru sejahtera maka semakin berkualitas, tetapi kenyataannya sama. Guru yang tidak sertivikasi sama kualtiasnya dengan guru sertivikasi. Mengapa? Lakukan penelitian, nanti akan ketemu. 
Dalam latarbelakang juga dihadirkan rujukan-rujukan tentang diskursus tentang permasalahan yang dipilih. Dalam akhir bagian ini, menentukan posisi peneliti dimana.
Kemudian menentukan batasan penelitian. Misalnya penyebab konflik sosial. Penyebab konflik itu kan banyak. Misalnya dipilih hanya karena faktor structural. Kemudian menentukan focus penelitian. Dalam focus penelitian ini misalnya menntukan batasan waktu, tempat, dan pelaku. Jadi penelitian itu focus beneran, bukan kabur.

Riset di s2 tidak boleh seperti PTK (penelitian tindakan kelas). PTK tidak menyumbangkan teori, bukan pengembangan model. PTK hanya mengeneralisasi. Di prodi pendidikan IPS tidak memperbolehkan PTK. PTK  hanya menerapkan model-model yang ada. Tapi S2 harus menemukan yang baru. Jadi ada sumbangan teoritik dan pragmatic.

Tugas untuk semua
-         buatlah latarbelakang suatu problematic
-         kemudian lanjutannya menentukan masalahnya
-          

3.      kerangka penelitian
-         pendahuluan
-         karakteristik metode penelitian kualitatif
-         langkah-langkah pendekatan
-