Galery

Galery

SOAL MID PERSPEKTIF EKONOMI

SOAL MID PERSPEKTIF EKONOMI
PROF. DR. RUSDARTI, M.Si

1.       Halaman 58 :
11.  Bagaimana interaksi kegiatan ekonomi yg dilakukan oleh rumah tangga dengan perusahaan ?
12.  Sebutkan manfaat yg dapat dirasakan masyarakat sebagai akibat adanya interaksi dengan masyarakat luar negeri !
13.  mengapa peranan masyarakat luar negeri sangat dibutuhkan dalam kegiatan ekonomi nasional ?
14.  Sebutkan manfaat yang dapat dirasakan pemerintah sebagai akibat adanya interaksi dengan masyarakat luar negeri !
15.  Bagaimana hubungan kegiatan ekonomi antara pemerintah, rumah tangga keluarga dan perusahaan ?

Jawab :
11.  interaksi kegiatan ekonomi yg dilakukan oleh rumah tangga dengan perusahaan dapat dilahat dalam Circular Flow Diagram berikut :

Pasar Input                  1
Perusahaan
 
                                                      2
RTK
 
                                                     
                                                      3
                                                      4                      Pasar Output

Nomor 1 menunjukkan arus factor produksi (tenaga kerja, alam, modal, pengusaha) yang disediakan oleh rumah tangga konsumen, sedangkan nomor 2 sebagai balas jasa yang dikeluarkan perusahaan sebagai pengguna factor produksi, berupa upah/gaji/sewa/bunga/laba.
Sedangkan nomor 3 menunjukkan arus uang / pendapatan yang diterima perusahaan akibat nomor 4 yang menunjukkan arus barang / jasa dari perusahaan kepada rumah tangga konsumen.
12.  Manfaat yg dapat dirasakan masyarakat sebagai akibat adanya interaksi dengan masyarakat luar negeri : 
Pada dasarnya suatu Negara tidak akan dapat mencukupi kebutuhan dengan memproduksi barang sendiri, tanpa adanya bantuan atau hubungan dengan Negara lain. Dengan adanya hubungan ekonomi dengan Masyarakat luar negeri (kegiatan ekonomi Internasional) kita dapat memenuhi kebutuhan dalam negeri yang tidak mampu diproduksi sendiri, dan sebaliknya, kita menawarkan barang / jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat Luar Negeri sebagai akibat Interaksi Ekonomi Internasional
13. Peranan masyarakat luar negeri sangat dibutuhkan dalam kegiatan ekonomi nasional, karena Negra kita termasuk Negara berkembang yang pemenuhan kebutuhan menuju Negara Industri memerlukan barang2 yang belum bias diproduksi sendiri. Contoh : kita belum bias memproduksi mesin (motor) sebagai sarana distribusi.
14. Manfaat yang dapat dirasakan pemerintah sebagai akibat adanya interaksi dengan masyarakat luar negeri :
a.  Menyediakan kebutuhan barang Impor
b.  Menyediakan kredit untuk Pemerintah dan swasta dalam negeri
c.  Pemasok Devisa Negara sebagai akibat perdagangan internasional
d.  Sebagai penghubung pasar uang dalam negeri dengan pasar uang LN

15. Hubungan kegiatan ekonomi antara pemerintah, rumah tangga keluarga dan perusahaan :
Pasar
Faktor Produksi

 
 

                                                1                                                                              1
                                               
                                                2                                                                              2
Pemerintah
 
RTP
 
    RTK
 
                5
 



Pasar
Barang / Jasa
 
                                                3                                                                              3
                                                                               
                                                4                                                                              4


Rumah tangga menyediakan factor produksi yg dibutuhkan perusahaan, kemudian perusahaan memberikan balas jasa berupa sewa/upah/laba.
Perusahaan menyediakan barang/jasa yang dibutuhkan rumah tangga, kemudian rumah tangga memberikan uang yang disebut oleh perusahaan sebagai arus pendapatan/uang.
Pemerintah memberikan subsidi dan pajak serta kebijakan ekonomi kepada Rumah tangga dan Perusahaan agar terciptanya stabilitas ekonomi..


2.       Studi Kasus Pasar Tenaga Kerja :
1.  Indonesia selalu terjadi kelebihan tenaga kerja, karena perbandingan pendidikan SMK lebih sedikit dibanding Pendidikan SMA, dimana kita memahami bahwa SMA belum dibekali keahlian dan ketrampilan kusus seperti SMK. Lulusan SMA diharapkan melanjutkan ke perguruan tinggi untuk lebih memfokuskan disiplin ilmu yang dikuasainya.
2.   Serikat buruh yang ada, menurut saya belum cukup kuat untuk memperjuangkan nasib para buruh, dikarenakan undang2 ketenagakerjaan yang ada masih keberpihakkan kepada pengusaha bukan para pekerja. Sebagai contoh diberlakukannya sistem kontrak (outsourcing) yang menjadikan buruh tidak mempunyai kekuasaan untuk menuntut kenaikan gaji dan jaminan sosial yang lebih panjang.
3.  Upaya-upaya Pemerintah dalam mengatasi masalah tenaga kerja :
     * Mengakomodir kepentingan tenaga kerja melalui organisasi ketenagakerjaan
     *  Memberikan Jaminan Sosial Tenaga kerja
     *  Menciptakan proyek2 padat karya dan padat modal untuk menanggulangi pengangguran
4. Tenaga kerja yang bekerja di luar negeri (TKI) menurut saya adalah pahlawan Devisa, artinya mereka menyumbang 60% Devisa yang diperolah Negara. TKI ikut mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan kondisi Negara sekarang ini, menurut saya Negara memfasilitasi dan memberikan kemudahan administratif bagi para tenaga kerja yang mau ke Luar negeri.

3.       Studi Kasus :
1.  Kebijakan Moneter yang akomodatif merupakan salah satu integral dari kebijakan ekonomi makro. Oleh sebab itu kebijakan moneter bertujuan untuk mendukung tercapainya sasaran ekonomi makro, yaitu pertumbuhan ekonomi yang tinggi, stabilitas harga, penurunan pengangguran,, pemerataan pembangunan, dan keseimbangan neraca pembayaran.

2.  Bank Indonesia memiliki peran dalam menekan laju inflasi, karena Bank Indonesia merupakan bank sentral yang mempunyai kewenangan dalam mengeluarkan kebijakan untuk menstabilkan harga dan memengaruhi penawaran uang dalam perekonomian dengan maksud memengaruhi pengeluaran agregat (penenaman modal / investasi oleh perusahaan)

3.  Inflasi yang tinggi akan menyebabkan penduduk miskin makin bertambah. Inflasi merupakan keadaan naiknya harga barang secara umum, uang yang beredar di masyarakat sehingga nilai mata uang turun. Akibatnya masyarakat ekonomi bawah semakin tidak terjangkau dalam pemenuhan kebutuhannya.

4.  Inflasi dapat membawa dampak negative terhadap perekonomian suatu Negara, karena :
*  Harga barang mengalami kenaikan, akibatnya masyarakat yg berpenghasilan rendah tdk dtp menjangkau harga tersebut.
*  berkurangnya minat investasi dan menabung, akibatnya pertumbuhan ekonomi terhambat.

4.       Studi Kasus hal 152
1.  Inflasi menjadi sasaran akhir kebijakan moneter bank Indonesia, karena Bank Indonesia merupakan lembaga yang ditugasipemerintah dalam pengendalian dan pengawasan kegiatan perbankan, dimana indicator inflasi adalah banyaknya uang yang beredar di masyarakat sehingga mengakibatkan nilai mata uang turun dan harga naik.

2.  Laju inflasi dan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebagai sasaran akhir Bank Indonesia, karena BI bertugas mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah, yaitu terhadap harga barang/jasa dan terhadap mata uang asing (kurs). Sedangkan IHK (Consumer Price Index) merupakan angka indekx yang mengukur perubahan rata-rata tingkat harga antar waktu (perbulan/pertahun)

3.  Inflasi sangat berpengaruh terhadap penyediaan lapangan kerja dan pengangguran. Inflasi yang tinggi, mengakibatkan daya beli masyarakat menurun karena harga naik, sehingga masyarakat berlomba-lomba mencari lapangan kerja, sedangkang lapangan kerja makin berkurang karna harga bahan baku / biaya produksi juga naik. Keadaan tersebut akan menambah angka pengangguran. Adapun dampak riil Inflasi terhadap masyarakat adalah :
*  kesenjangan distribusi pendapatan
*  pendapatan riil merosot
*  Nilai riil tabungan merosot

5.       Studi kasus halaman 26 buku Khasanah Ekonomi 2
Dampak Lumpur Panas Lapindo Brantas terhadap tingkat pendapatan, pengangguran dan kemiskinan di Sidoarjo Jawa Timur





6.       Studi kasus halaman 27 buku Khasanah Ekonomi 2
1.  Keuntungan bursa kerja online :
     *  Data lebih akurat
     *  Lebih cepat terkirim ke alamat tujuan
     *  Sebagai fungsi spekulasi dan ekspektasi (harapan) kerja

2.  Cara melamar kerja melalui bursa kerja Online, dapat melalui fasilitas internet, www.duniakerja.com

7.       Studi kasus halaman 99 buku Khasanah Ekonomi 2
1. Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dollar Amerika menunjukkan fluktuatif sesuai kondisi dan mekanisme pasar (bursa). Kepercayaan invertor asing ke Indonesia merupakan salah satu indikator menguatnya nilai rupiah.

2.  Langkah-langkah BI dengan melemahnya nilai tukar (Kurs) rupiah terhadap mata uang asing :
    *  Mengeluarkan kebijakan revaluasi dan penekanan Laju Inflasi
    *  Memberikan jaminan keamanan perbankan untuk menarik investor asing
    *  Menambah Devisa dengan salah satu cara meningkatkan kerjasama internasional dengan negasa maj
    *  Pengiriman tenaga kerja terlatih ke Negara Lain
    *  Jaminan keamanan Investor

3. Kesimpulannya adalah, bahwa naik turunnya Nilai mata uang dalam negeri terhadap mata uang asing diakibatkan kondisi politik dalam negeri dan system perbankan kita yang dibenahi.

8.       Studi kasus halaman 175 buku Khasanah Ekonomi 2
1.  Transaksi dapat berpengaruh hanya pada perkiraan Harta (asset) “ya”
2.  Suatu transaksi dapat berpengaruh terhadap akun harta dan pendapatan “ya”

9.       Studi kasus halaman 83 buku Khasanah Ekonomi 3
1. Manajemen pada dasarnya adalah proses perencanaan, pengorganisasian, Penggerakan dan pengawasan (GR Terry) suatu organisasi. Jadi manajemen dapat diterapkan dalam organisasi apapun termasuk nirlaba dan organisasi keluarga.

2. Penerapan manajemen dalam lingkunan keluarga, dapat dilakukan dengan mendiskusikan permasalah2 yang ada dengan anggota keluarga. Contoh dalam manajemen konflik dalam keluarga, dapat di analisis bagaimana konfil itu terjadi dab penanganannya melaluai sebuah perencanaan yang matang sampai dengan pengawasan dan evaluasi demi terciptanya keluarga yang “zero conflict”.

3. Organisasi memerlukan pengaturan yang tegas dalam mencapai tujuan, karena kelangsungan organisasi akan berjalan efektif dan efisien bila ada system manajemen yang bagus dan kualifite. Setiap organisasi harus menerapkan sanksi tegas jika ada pelanggaran2 yang dilakukan lower  manajemen kususnya bagian produksi.

10.     Studi kasus halaman 103 buku Khasanah Ekonomi 3
1. Sistem manajemen yang diterapkan perusahaan kecil, menurut saya masih menggunakan system tradisional, karena pengelolaan dari mulai pengadaan bahan baku, proses produksi dan pemasaran praktis dilakukan seorang diri ataupun orang2 terdekat seperti keluarga. Mereka beranggapan kegiatan produksi sudah turuntemurun diwarsikan oleh pendahulunya.

2. Jika cara – cara tersebut masih dilakukan perusahaan kecil, saya menyimpulkan bahwa perusahaan kecil tersebut tidak prospektif dan rentan “gulung tikar” karena pengelolaan perusahaan tidak menggunakan manaajemen yang bagus.

3. Pengelolaan perusahaan terserbut agar menjadi lebih baik, dengan cara pembenahan SDM yang handal, dari SDM yang bagus akan mengawali sebuah mnajemen yang bagus pula.

11.     Studi kasus halaman 151 buku Khasanah Ekonomi 3
1.  Kemitraan yang dilakukan koperasi sekolah, menurut saya sangat bagus dan mempunyai prospek ekonomi yang bagus. Pengembangan koperasi sekolah yang tidak hanya menyediakan alat2 sekolah, seragam dan tas, akan mampu menambah modal koperasi tersebut dan dengan modal dari hasil penjualan akan lebih mensejahterakan anggotanya sesuai dengan tujuan awal koperasi sekolah.

2.  Manfaat yang diperoleh dengan adanya kemitraan tersebut adalah ;
     *  Manambah Modal usaha
     * Sebagai awal pengetahuan berusaha untuk siswa
     * Menanamkan jiwa tanggungjawab kepada siswa

3.  SMA Negeri 1 Pemalang (RSBI) mempunyai koperasi sekolah yang bergerak dibidang simpanpinjam, jual beli dan jasa penyewaan tempat usaha. Kemitraan yang terjalin selama ini adalah kerjasama dengan Perusahaan daerah pengahsil batik pemalangan, Cocacola, teh kotak, Penerbit tiga serangkai dll.

12.     Studi kasus halaman 165 buku Khasanah Ekonomi 3
1.  Pengertian dan ciri jiwa wirausaha, adalah semangat, sikap, perilaku dan kemampuan seseorang dalam menangani usaha, atau kegiatan yang mengarah pada upaya mencari, menciptakan, menerapkan cara kerja, teknologi dan produk baru dengan meningkatkan efissiensi dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih baik untuk keuntungan yang lebih besar.

2.  Peran wirausaha dalam perekonomian nasional :
     *  Membuka lapangan kerja
     *  Meningkatkan pendapatan nasional
     *  menguirangi kesenjangan ekonomi dan sosial
     * mendorong terciptanya masyarakat adil dan makmur

3.  Sektor Kegiatan wirausaha :
Kegiatan Wirausaha dapat kelompokan ke dalam 2 sektor yaitu :
1. Sektor Usaha Formal
Yaitu sektor usaha yang membutuhkan syarat – syarat tertentu agar dapat melakukan kegiatan usaha misalnya izin usaha, dan biasanya bermodal besar serta memiliki kepastian hukum. Contohnya : kontraktor, biro perjalanan, karoseri, dll.
2. Sektor Usaha Informal
Yaitu usaha perekonomian masyarakat yang omzetnya tidak terlalu besar, kebanyakan tidak memiliki izin dan belum membayar pajak. Usaha ini biasanya menggunakan modal yang relatif lebih kecil. Contohnya : Pedagang kaki lima, tukang tambal ban, dan lain-lain.



SOAL MID PERSPEKTIF EKONOMI
PROF. DR. RUSDARTI, M.Si

1.       Halaman 58 :
11.  Bagaimana interaksi kegiatan ekonomi yg dilakukan oleh rumah tangga dengan perusahaan ?
12.  Sebutkan manfaat yg dapat dirasakan masyarakat sebagai akibat adanya interaksi dengan masyarakat luar negeri !
13.  mengapa peranan masyarakat luar negeri sangat dibutuhkan dalam kegiatan ekonomi nasional ?
14.  Sebutkan manfaat yang dapat dirasakan pemerintah sebagai akibat adanya interaksi dengan masyarakat luar negeri !
15.  Bagaimana hubungan kegiatan ekonomi antara pemerintah, rumah tangga keluarga dan perusahaan ?

Jawab :
11.  interaksi antara rumah tangga dan perusahaan dalam kegiatan ekonomi pada dasarnya saling terkait dan membutuhkan satu dengan lainnya. Rumah tangga sebagai salah satu pelaku ekonomi memiliki peran yang ganda dalam melakukan kegiatan ekonomi, yaitu sebagai pemakai barang/jasa dan sekaligus sebagai sumber daya produksi karena menyediakan tenaga kerja dan modal. Perusahaan sebagai salah satu pelaku ekonomi juga memiliki peran dalam kegiatan ekonomi terutama sebagai penyedia barang dan jasa bagi masyarakat (konsumen). interaksi kegiatan ekonomi yg dilakukan oleh kedua pelaku ekonomi tersebut yaitu baik oleh rumah tangga dengan perusahaan dapat dilahat dalam Circular Flow Diagram, yaitu sebagai berikut :

Pasar Input                  1
Perusahaan
 
                                                      2
RTK
 
                                                     
                                                      3
                                                      4                      Pasar Output

Nomor 1 menunjukkan arus factor produksi (tenaga kerja, alam, modal, pengusaha) yang disediakan oleh rumah tangga konsumen, sedangkan nomor 2 sebagai balas jasa yang dikeluarkan perusahaan sebagai pengguna factor produksi, berupa upah/gaji/sewa/bunga/laba.
Sedangkan nomor 3 menunjukkan arus uang / pendapatan yang diterima perusahaan akibat nomor 4 yang menunjukkan arus barang / jasa dari perusahaan kepada rumah tangga konsumen.
12.  Manfaat yg dapat dirasakan masyarakat sebagai akibat adanya interaksi dengan masyarakat luar negeri : 
Pada dasarnya suatu Negara tidak akan dapat mencukupi kebutuhan dengan memproduksi barang sendiri, tanpa adanya bantuan atau hubungan dengan Negara lain. Dengan adanya hubungan ekonomi dengan Masyarakat luar negeri (kegiatan ekonomi Internasional) kita dapat memenuhi kebutuhan dalam negeri yang tidak mampu diproduksi sendiri, dan sebaliknya, kita menawarkan barang / jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat Luar Negeri sebagai akibat Interaksi Ekonomi Internasional
13. Peranan masyarakat luar negeri sangat dibutuhkan dalam kegiatan ekonomi nasional, karena Negra kita termasuk Negara berkembang yang pemenuhan kebutuhan menuju Negara Industri memerlukan barang2 yang belum bias diproduksi sendiri. Contoh : kita belum bias memproduksi mesin (motor) sebagai sarana distribusi.
14. Manfaat yang dapat dirasakan pemerintah sebagai akibat adanya interaksi dengan masyarakat luar negeri :
a.  Menyediakan kebutuhan barang Impor
b.  Menyediakan kredit untuk Pemerintah dan swasta dalam negeri
c.  Pemasok Devisa Negara sebagai akibat perdagangan internasional
d.  Sebagai penghubung pasar uang dalam negeri dengan pasar uang LN

15. Hubungan kegiatan ekonomi antara pemerintah, rumah tangga keluarga dan perusahaan :
Pasar
Faktor Produksi

 
 

                                                1                                                                              1
                                               
                                                2                                                                              2
Pemerintah
 
RTP
 
    RTK
 
                5
 



Pasar
Barang / Jasa
 
                                                3                                                                              3
                                                                               
                                                4                                                                              4


Rumah tangga menyediakan factor produksi yg dibutuhkan perusahaan, kemudian perusahaan memberikan balas jasa berupa sewa/upah/laba.
Perusahaan menyediakan barang/jasa yang dibutuhkan rumah tangga, kemudian rumah tangga memberikan uang yang disebut oleh perusahaan sebagai arus pendapatan/uang.
Pemerintah memberikan subsidi dan pajak serta kebijakan ekonomi kepada Rumah tangga dan Perusahaan agar terciptanya stabilitas ekonomi..


2.       Studi Kasus Pasar Tenaga Kerja :
          1. Di Indonesia selalu terjadi kelebihan tenaga kerja karena lapangan pekerjaan yang ada tidak sebanding dengan para pencari kerja, sehingga tidak mampu menampung semua pencari kerja. Bila melihat banyaknya pencari kerja dari lulusan SLTA baik dari SMA maupun SMK sebenarnya dapat dilihat karena tidak adanya orientasi untuk melanjutkan ke perguruan tinggi dan semakin mahalnya biaya pendidikan pada tingkat perguruan tinggi, sehingga lebih banyak yang memilih untuk bekerja daripada melanjutkan studynya.
                                                                           
2.   Serikat buruh yang ada, bila dilihat  belum cukup kuat untuk memperjuangkan nasib para buruh, karena masih banyaknya buruh yang merasa dirugikan dengan berbagai peraturan ketenagakerjaan yang sama sekali tidak memihak pada kaum buruh. Misalnya pada undang2 ketenagakerjaan yang ada masih berpihak kepada pengusaha bukan para pekerja. Sebagai contoh diberlakukannya sistem kontrak (outsourcing) yang menjadikan buruh tidak mempunyai kekuasaan untuk menuntut kenaikan gaji dan jaminan sosial yang lebih panjang.
3.  Upaya-upaya Pemerintah dalam mengatasi masalah tenaga kerja :
     * Mengakomodir kepentingan tenaga kerja melalui organisasi ketenagakerjaan yang mampu memperjuangkan nasib buruh yang memprihatinkan.
     *  Memberikan Jaminan Sosial Tenaga kerja
     *  Menciptakan proyek2 padat karya dan padat modal untuk menanggulangi pengangguran
4. Tenaga kerja yang bekerja di luar negeri (TKI) merupakan peyumbang devisa negara terbesar yakni sebesar 60% dari Devisa yang diperolah Negara. TKI ikut mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional. Akan tetapi dengan begitu banyak masalah yang terjadi dengan tenega kerja Indonesia yang bekerja di luar negeri menuntut pemerintah untuk melakukan koreksi terhadap masalah tersebut. Begitu banyak masalah seperti kekerasaan, pemerkosaan dan masalah yang lainnya menuntut pemerintah untuk bertindak cepat demi melindungi tenaga kerja kita, demi kelangsungan hidup serta keberlangsungan negara karena keberadaan TKI secara nyata juga ikut mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Hal yang perlu untuk dilakukan adalah meningkatkan kulaitas TKI dengan memberikan pelatihan kerja secara intensif dan benar-benar mampu untuk meningkatkan kemampuan kerja TKI, memberikan perlindungan bagi TKI yang bermasalah dan mempermudah akses bagi mereka yang akan menjadi TKI di luar negeri.

3.       Studi Kasus :
1.  Kebijakan Moneter yang akomodatif merupakan salah satu integral dari kebijakan ekonomi makro. Oleh sebab itu kebijakan moneter bertujuan untuk mendukung tercapainya sasaran ekonomi makro, yaitu pertumbuhan ekonomi yang tinggi, stabilitas harga, penurunan pengangguran,, pemerataan pembangunan, dan keseimbangan neraca pembayaran.

2.  Bank Indonesia memiliki peran dalam menekan laju inflasi, karena Bank Indonesia merupakan bank sentral yang mempunyai kewenangan dalam mengeluarkan kebijakan untuk menstabilkan harga dan memengaruhi penawaran uang dalam perekonomian dengan maksud memengaruhi pengeluaran agregat (penenaman modal / investasi oleh perusahaan)

3.  Inflasi yang tinggi akan menyebabkan penduduk miskin makin bertambah hal ini karena inflasi merupakan keadaan naiknya harga barang secara umum, uang yang beredar di masyarakat sehingga nilai mata uang turun. Akibatnya masyarakat ekonomi bawah semakin tidak terjangkau dalam pemenuhan kebutuhannya. Dengan keadaan ini bila tidak segera ditanggulanggi maka akan menyebabkan masyrarakat yang miskin semakin bertambah, hal ini karena semakin tidak mampu memenuhi kebutuhan hidup karena mahalnya harga-harga sebagai akibat adanya inflasi.

4.  Inflasi dapat membawa dampak negative terhadap perekonomian suatu Negara, karena :
*  Harga barang mengalami kenaikan, akibatnya masyarakat yg berpenghasilan rendah tdk dtp menjangkau harga tersebut.
*  berkurangnya minat investasi dan menabung, akibatnya pertumbuhan ekonomi terhambat.

4.       Studi Kasus hal 152
1.  Inflasi menjadi sasaran akhir kebijakan moneter bank Indonesia, karena Bank Indonesia merupakan lembaga yang ditugasi pemerintah dalam pengendalian dan pengawasan kegiatan perbankan, dimana indikator inflasi adalah banyaknya uang yang beredar di masyarakat sehingga mengakibatkan nilai mata uang turun dan harga naik.

2.  Laju inflasi dan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebagai sasaran akhir Bank Indonesia, karena BI bertugas mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah, yaitu terhadap harga barang/jasa dan terhadap mata uang asing (kurs). Sedangkan IHK (Consumer Price Index) merupakan angka indekx yang mengukur perubahan rata-rata tingkat harga antar waktu (perbulan/pertahun)

3.  Inflasi sangat berpengaruh terhadap penyediaan lapangan kerja dan pengangguran. Inflasi yang tinggi, mengakibatkan daya beli masyarakat menurun karena harga naik, sehingga masyarakat berlomba-lomba mencari lapangan kerja, sedangkang lapangan kerja makin berkurang karna harga bahan baku / biaya produksi juga naik. Keadaan tersebut akan menambah angka pengangguran. Adapun dampak riil Inflasi terhadap masyarakat adalah :
*  kesenjangan distribusi pendapatan
*  pendapatan riil merosot
*  Nilai riil tabungan merosot

5.       Studi kasus halaman 26 buku Khasanah Ekonomi 2
Dampak Lumpur Panas Lapindo Brantas terhadap tingkat pendapatan, pengangguran dan kemiskinan di Sidoarjo Jawa Timur

Dengan adanya lumpur lapindo di Sidoarjo secara nyata mematikan kegiatan ekonomi masyarakat, baik dari kegiatan produksi, distribusi maupun konsumsi. Dengan adanya lumpur lapindo, kegiatan produksi menjadi terhambat dan banyak perusahaan yang menuai dampak langsung dari masalah tersebut, sehingga berdampak pada pendapatan pekerja bahkan hingga banyak tenaga kerja yang akhirnya harus diberhentikan hanya untuk nmenutupi biaya produksi yang semakin membengkak. Selain masalah terhambatnya kegiatan produksi, hal lain yang menjadi dampak utama adalah distribusi barang yang semakin sulit karena akses jalan yang semula mudah menjadi terganggu, sehingga membuat ongkos kirim barang semakin meningkat yang pada akhirnya menambah harga jual barang. Dengan adanya masalah pada kegiatan produksi dan distribusi barang, maka dampak langsung tentunya diperoleh oleh konsumen yang semakin menuai dampak buruk lumpur lapindo yaitu menurunnya daya beli masyarakat karena harga barang semakin naik.
         Sehingga dengan adanya lumpur lapindo tersebut secara nyata memberikan dampak menurunnya tingkat pendapatan masyarakat, dan banyaknya tenaga kerja yang diberhentikan perusahaan yang pada akhirnya meningkatkannjumlah pengangguran di sidoarjo hingga bermuara pada meningkatnya angka kemiskinan karena masyarakat semakin tidak mampu memeuhi kebutuhan hidupnya. Tingkat kemiskinan ini pada akhirnya memberikan dampak langsung terutama meningkatknya angka kemiskinan di Jawa Timur pada umumnya.




6.       Studi kasus halaman 27 buku Khasanah Ekonomi 2
1.  Keuntungan bursa kerja online :
     *  Data lebih akurat
     *  Lebih cepat terkirim ke alamat tujuan
     *  Sebagai fungsi spekulasi dan ekspektasi (harapan) kerja

2.  Cara melamar kerja melalui bursa kerja Online, dapat melalui fasilitas internet, www.duniakerja.com

7.       Studi kasus halaman 99 buku Khasanah Ekonomi 2
1. Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dollar Amerika menunjukkan fluktuatif sesuai kondisi dan mekanisme pasar (bursa). Kepercayaan invertor asing ke Indonesia merupakan salah satu indikator menguatnya nilai rupiah.

2.  Langkah-langkah BI dengan melemahnya nilai tukar (Kurs) rupiah terhadap mata uang asing :
    *  Mengeluarkan kebijakan revaluasi dan penekanan Laju Inflasi
    *  Memberikan jaminan keamanan perbankan untuk menarik investor asing
    *  Menambah Devisa dengan salah satu cara meningkatkan kerjasama internasional dengan negasa maj
    *  Pengiriman tenaga kerja terlatih ke Negara Lain
    *  Jaminan keamanan Investor

3. Kesimpulannya adalah, bahwa naik turunnya Nilai mata uang dalam negeri terhadap mata uang asing diakibatkan kondisi politik dalam negeri dan system perbankan kita yang dibenahi.

8.       Studi kasus halaman 175 buku Khasanah Ekonomi 2
1.  Transaksi dapat berpengaruh hanya pada perkiraan Harta (asset) “ya”
2.  Suatu transaksi dapat berpengaruh terhadap akun harta dan pendapatan “ya”

9.       Studi kasus halaman 83 buku Khasanah Ekonomi 3
1. Manajemen pada dasarnya adalah proses perencanaan, pengorganisasian, Penggerakan dan pengawasan (GR Terry) suatu organisasi. Jadi manajemen dapat diterapkan dalam organisasi apapun termasuk nirlaba dan organisasi keluarga.

2. Penerapan manajemen dalam lingkunan keluarga, dapat dilakukan dengan mendiskusikan permasalah2 yang ada dengan anggota keluarga. Contoh dalam manajemen konflik dalam keluarga, dapat di analisis bagaimana konfil itu terjadi dab penanganannya melaluai sebuah perencanaan yang matang sampai dengan pengawasan dan evaluasi demi terciptanya keluarga yang “zero conflict”.

3. Organisasi memerlukan pengaturan yang tegas dalam mencapai tujuan, karena kelangsungan organisasi akan berjalan efektif dan efisien bila ada system manajemen yang bagus dan kualifite. Setiap organisasi harus menerapkan sanksi tegas jika ada pelanggaran2 yang dilakukan lower  manajemen kususnya bagian produksi.

10.     Studi kasus halaman 103 buku Khasanah Ekonomi 3
1. Sistem manajemen yang diterapkan perusahaan kecil, menurut saya masih menggunakan system tradisional, karena pengelolaan dari mulai pengadaan bahan baku, proses produksi dan pemasaran praktis dilakukan seorang diri ataupun orang2 terdekat seperti keluarga. Mereka beranggapan kegiatan produksi sudah turuntemurun diwarsikan oleh pendahulunya.

2. Jika cara – cara tersebut masih dilakukan perusahaan kecil, saya menyimpulkan bahwa perusahaan kecil tersebut tidak prospektif dan rentan “gulung tikar” karena pengelolaan perusahaan tidak menggunakan manaajemen yang bagus.

3. Pengelolaan perusahaan terserbut agar menjadi lebih baik, dengan cara pembenahan SDM yang handal, dari SDM yang bagus akan mengawali sebuah mnajemen yang bagus pula.

11.     Studi kasus halaman 151 buku Khasanah Ekonomi 3
1.  Kemitraan yang dilakukan koperasi sekolah, menurut saya sangat bagus dan mempunyai prospek ekonomi yang bagus. Pengembangan koperasi sekolah yang tidak hanya menyediakan alat2 sekolah, seragam dan tas, akan mampu menambah modal koperasi tersebut dan dengan modal dari hasil penjualan akan lebih mensejahterakan anggotanya sesuai dengan tujuan awal koperasi sekolah.

2.  Manfaat yang diperoleh dengan adanya kemitraan tersebut adalah ;
     *  Manambah Modal usaha
     * Sebagai awal pengetahuan berusaha untuk siswa
     * Menanamkan jiwa tanggungjawab kepada siswa

3.  SMA Negeri 1 Pemalang (RSBI) mempunyai koperasi sekolah yang bergerak dibidang simpanpinjam, jual beli dan jasa penyewaan tempat usaha. Kemitraan yang terjalin selama ini adalah kerjasama dengan Perusahaan daerah pengahsil batik pemalangan, Cocacola, teh kotak, Penerbit tiga serangkai dll.

12.     Studi kasus halaman 165 buku Khasanah Ekonomi 3
1.  Pengertian dan ciri jiwa wirausaha, adalah semangat, sikap, perilaku dan kemampuan seseorang dalam menangani usaha, atau kegiatan yang mengarah pada upaya mencari, menciptakan, menerapkan cara kerja, teknologi dan produk baru dengan meningkatkan efissiensi dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih baik untuk keuntungan yang lebih besar.

2.  Peran wirausaha dalam perekonomian nasional :
     *  Membuka lapangan kerja
     *  Meningkatkan pendapatan nasional
     *  menguirangi kesenjangan ekonomi dan sosial
     * mendorong terciptanya masyarakat adil dan makmur

3.  Sektor Kegiatan wirausaha :
Kegiatan Wirausaha dapat kelompokan ke dalam 2 sektor yaitu :
1. Sektor Usaha Formal
Yaitu sektor usaha yang membutuhkan syarat – syarat tertentu agar dapat melakukan kegiatan usaha misalnya izin usaha, dan biasanya bermodal besar serta memiliki kepastian hukum. Contohnya : kontraktor, biro perjalanan, karoseri, dll.
2. Sektor Usaha Informal
Yaitu usaha perekonomian masyarakat yang omzetnya tidak terlalu besar, kebanyakan tidak memiliki izin dan belum membayar pajak. Usaha ini biasanya menggunakan modal yang relatif lebih kecil. Contohnya : Pedagang kaki lima, tukang tambal ban, dan lain-lain.